Info & Artikel Computer to Plate ( CTP )
Im88 Sumber: http://wekagrafika.blogspot.com/Di belahan Eropa sana, CTP sudah bukan hal yang baru lagi untuk dunia percetakan, namun karena kurang atau minimnya informasi, di Indonesia baru diperkenalan pada awal abad ini yaitu sekitar tahun 2001, mungkin juga karena tingginya cost atau mahalnya harga mesin ini.Biasanya dalam hal pencetakan (bahan kertas) banyak proses-proses yang harus dilakukan, mulai dari input data ke PC/komputer --> output film --> mounting/layout --> rekam master (expose plate)--> pencucian plat --> pasang plate ke mesin --> penyetelan/akurasi plat --> akurasi warna (tinta), dst. proses demi proses ini makan waktu yang tidak sedikit. jika diakumulasi bisa makan waktu 2 - 3 jam hanya untuk satu model cetakan, kalau ada 10 model cetakan? Menyita waktu bisa sampai 30 jam, ini untuk mesin GTO 4 warna. Bagaimana dengan GTO 1 warna? Anda bisa menghitung sendiri.Baiklah, kita masuk ke inti pembicaraan.Apa itu CTP?CTP merupakan akronim/singkatan dari Computer To Plate.Dari uraian di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa proses percetakan memang memakan waktu yang tidak sedikit. Namun dengan hadirnya CTP (computer to plate) proses demi proses memakan waktu yang panjang tadi, bisa dipersingka dari komputer/PC langsung expose plate, layaknya seperti kita output to printer (ngeprin dari komputer), namun mesin ini berukuran besar (plano) dan outputnya ke plate bukan kertas.Keunggulan CTPBerdasarkan uraian di atas, keunggulan CTP yang jelas dan nyata adalah mempersingkat waktu proses pencetakan yaitu menghilangkan mata rantai output film dan mounting (layout), disamping itu CTP memiliki keunggulan-keunggulan yang tak kalah penting seperti :* Hasil cetakan lebih tajam (nyata), karena plate yang dihasilkan bisa merekam raster DPI (dot per inch) lebih tajam jika dibandingkan plate konvensional (misalnya raster 1-5%), analoginya hasil printer dengan hasil fotocopy ulang, lebih nyata mana?* Menghindari kesalahan rekam dari film (bekas potong, kotoran/debu, dsb).* Menghemat kertas, karena dengan precisi plate yang dihasilkan CTP, memudahkan operator menemukan warna yang diinginkan (posisi/akurasi plat dan warna).* Mengurangi resiko kesalahan cetak.Diakui, untuk perkembangan teknologi, kita memang jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa sana, di Indonesia kita masih memikirkan atau boleh dikatakan "masih dalam hayalan" namun mereka di sana sudah melakukannya, kalau boleh saya pinjam semboyan atau motto Semen Padang "Kami telah membuat sebelum yang lain memikirkan".Bagaimana menurut Anda?





